Pajakmu Berarti: Tidak Langsung

Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung, dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. (Pasal 1 ayat 1, Undang-undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan) Tidak akan ada habisnya saya berbagi cerita tentang hal yang bagi […]

Read More Pajakmu Berarti: Tidak Langsung

Pajakmu Berarti: Memaksa

Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung, dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. (Pasal 1 ayat 1, Undang-undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan) Hi! Alah lamo indak basuo! Kumaha damang? Mugo apik-apik wae. Pernah […]

Read More Pajakmu Berarti: Memaksa

Pajakmu Berarti: Air

Air, bayangin kalo di bumi ini nggak ada air? Oh, kalo lo kejauhan ngebayanginnya, coba bayangin aja kalo di sekitar lo nggak ada air. Jangankan buat mandi, buat minum seteguk aja susah. Bisa? Semoga lo berhasil bayangin tu air. Yuk kita belajar bareng-bareng, coba ingat-ingat lagi pelajaran hidrologi pas SMA dulu (gue berharapnya lo anak […]

Read More Pajakmu Berarti: Air

Pajakmu Berarti

Semua orang di dunia ini pasti setuju bahwa setiap pekerjaan memiliki risiko atau tantangannya tersendiri. Mulai dari petani, dokter, arsitek, ilmuwan, guru, polisi, politisi, dan profesi lainnya. Tidak ada pekerjaan yang ‘aman-aman’ saja sekalipun bekerja sebagai penceramah agama. Salah satu risiko yang dialami petani adalah gagal panen atau pertaniannya diserang hama. Menjadi dokter, nyawa pasien […]

Read More Pajakmu Berarti

Beras yang Ditukar

Baru-baru ini saya membaca sebuah artikel di salah satu situs dunia maya, yang membuat saya tertegun sejenak adalah berita mengenai mulai sulitnya regenerasi petani. Sudah jamak diketahui bahwa menjadi petani identik dengan kemiskinan. Seorang petani yang sudah terlanjur dihakimi sebagai orang miskin pun tidak menginginkan anak cucu turunannya menjadi petani lagi. Berpendidikan setingkat lebih tinggi […]

Read More Beras yang Ditukar

antarmanusia

Manusia adalah makhluk sosial, kalimat yang tersusun atas empat kata ini rupanya tidak pernah usang dimakan zaman. Selalu digembar-gemborkan. Nalurinya memang seperti itu: bersosialisasi dengan sesamanya. Di era digital yang bersosialisasi dapat dilakukan melalui pelbagai cara ini, tidak ada alasan bagi umat manusia untuk tidak bersosialisasi. Jika ia tidak ikut dalam arus perubahan, cara baru […]

Read More antarmanusia

Komunitas Khayalan: Single Berprinsip

Umurku baru saja memasuki dasawarsa kedua. Baru, benar-benar baru. Aku yang sejak kecil memang hobi berimajinasi atau lebih tepatnya ‘dikit-dikit dipikirin’ menjadi merasa dewasa sebelum waktunya. Hal sekecil apapun pasti kupikirkan. Termasuk dalam urusan asmara. Bukan. Bukan aku yang menjadi objek pikiranku kali ini. Aku sudah beralih dari cinta-cintaan sebelum waktunya. Berbeda dengan kawan-kawan sebayaku. […]

Read More Komunitas Khayalan: Single Berprinsip

Memilih Untuk Menjaga

Seharusnya tulisan ini belum sewaktunya untuk dipublikasikan. Tapi sudahlah, daripada saya harus melalui malam-malam yang sedikit lebih panjang dari biasanya karena gelisah. “Matahari tidak pernah meninggalkan bumi sekalipun bumi tidak mampu melihatnya, entah tertutup oleh mendung gelap atau hujan lebat. Sekalipun bumi tidak bisa merasakan kehadirannya di malam hari, matahari titipkan cintanya kepada bulan. Matahari […]

Read More Memilih Untuk Menjaga

De Har: Warna

Pagi itu, di sekitaran jam enam pagi, seperti biasa saya sudah berada di atas angkot. Perjalanan menuju kantor kali itu terasa sedikit berbeda, bukan karena lebih macet dari hari sebelumnya. Tapi saat saya menyadari dalam satu angkot yang sama ada seorang bapak paruh baya bersama seorang putra kecilnya. Memang tidak aneh, namun seketika membuat saya […]

Read More De Har: Warna

Sampai Tua Abdi Negara

Berbicara tentang singkat-menyingkat, menurut saya sah-sah saja sebuah lembaga pendidikan memiliki akronim nama lembaganya agar terdengar lebih familiar dan mudah diingat oleh masyarakat. Beberapa di antaranya seperti: Sekolah Tinggi Akuntansi Negara disingkat STAN, Universitas Indonesia disingkat UI, Institut Pendidikan Dalam Negeri disingkat IPDN, Institut Teknologi Bandung disingkat ITB, dan lembaga pendidikan lainnya. Namun saat akronim […]

Read More Sampai Tua Abdi Negara