De Har: Warna

Pagi itu, di sekitaran jam enam pagi, seperti biasa saya sudah berada di atas angkot. Perjalanan menuju kantor kali itu terasa sedikit berbeda, bukan karena lebih macet dari hari sebelumnya. Tapi saat saya menyadari dalam satu angkot yang sama ada seorang bapak paruh baya bersama seorang putra kecilnya. Memang tidak aneh, namun seketika membuat saya […]

Read More De Har: Warna

Per(tum)puan

Bermula dari adik perempuan saya yang gagal lolos jalur undangan seleksi masuk perguruan tinggi, membuat saya berpikir kembali tentang langkah apa yang seharusnya diambil. Pemilihan jurusan yang tepat barang tentu hal yang penting. Dan pemilihan jurusan itu pula lah yang paling membuat gelisah satu keluarga. Bagaimanapun keputusan sekarang besar-kecil kemungkinannya akan memengaruhi kehidupannya kelak. Saya […]

Read More Per(tum)puan